Friday, July 30, 2010

LUNAR, aku jatuh cinta padamu.


Nama saya Lunar. Lelaki biasa tanpa harus basa-basi yang tak basi. Melihat cara berjalan orang-orang adalah sebuah kebahagiaan yang tak pasti. Terutama melihat bagian betis orang-orang. Bentuknya aneh-aneh tapi sangat menarik. Sedangkan benda favorit saya adalah jam dinding dan keran air.
Cerita singkat tentang jam dinding, bunyi jarum detiknya yang berkeliling di situ-situ saja membuat saya terharu bahwa pada saat itu dia dengan setia terus menemani saya dalam kesunyian yang lagi-lagi tak pasti. Bahkan dalam suasana yang tak terhiraukan pun dia mampu membuktikan eksistensi bunyi dari kinetik yang tak pasti itu untuk tetap berada di level tinggi. Sebenarnya dia hanya ingin mengatakan, "Bisakah kita menjadi sepasang kekasih, Lunar?" Bisa gila saya.
Keran air, dibiarkan terbuka sedikit saja seperti itu agar air yang keluar hanya tetesan-tetesan jenuh. Selagi saya jongkok di atas WC, bunyi tetesan-tetesan dengan nada tak pasti itu mampu mengajak saya untuk berfikir, "Hei, apa cerita kita kali ini untuk jongkok yang ke sekian kalinya?" Otak dan anus tidak saling peduli karena saya jatuh cinta pada keran air.
Kamu mau menjadi jam dinding dan keran air bagi saya?

--------------------------------------------------------------


Oh, Lunar! Kau membuat ku gila!

Saturday, July 24, 2010

BOSAN jadi saya




Saya.Saya.Saya.Saya.Saya.Saya.Saya.Saya.Saya.
Aku.Aku.Aku.Aku.Aku.Aku.Aku.Aku.Aku.

Aku adalah saya.
Bosan Aku jadi Saya.
Sekarang Saya ingin jadi Aku.
Aku yang bukan Saya.
Selamat tinggal, Saya.
Selamat datang, Aku.

KETAKUTAN dalam bayang-bayang


Bayangan itu bercerita di dinding.
Padahal tubuhku tetap diam.
Mereka bergerak-gerak dengan liar.
Tapi, aku masih saja diam.
Bayangan itu adalah bayanganku.
Mengapa bisa bergerak?
Mengapa bisa seramai itu?
Apa yang ingin dikatakan dinding kepadaku lewat bayangan itu?
Bukan, bayangan-bayangan...
Iya, bukan bayangan tapi bayangan-bayangan.
Aku masih diam.
Bayangan itu semakin ramai.
Hingga akhirnya gelap gulita.
Cahaya hilang.
Bayangan hilang.
dan tubuhku hilang.
Aku pun menghilang.


Medan, 30 September 2009



Aku lega ternyata tidak ada bayang-bayang yang mengganggu. Aku sendiri yang menciptakan bayang-bayang itu. Seharusnya dari dulu tidak aku adakan bayang-bayang yang mengada-ngada itu. Aku tertawa terbahak-bahak saat tadi siang aku bercerita panjang lebar kepada Take yang sedang tidur mungkin, bagaimana spesifikasi bayang-bayang yang aku ciptakan sendiri dengan bodohnya. Ternyata baru aku sadari aku tidak pernah menciptakan wujud dari yang tidak ada. Aku hanya mengada-ngada. Ya, sekali lagi aku katakan kalau aku sudah mengada-ngada. Sekarang aku tidak perlu lagi berjalan meraba-raba karena tidak ada gelap di sekitarku. Sekarang, yang ku sentuh benar-benar manusia yaitu Romo. Aku lega, Take!!!!!!!!!!

Friday, July 9, 2010

Twiligt Enclipse Wallpaper





twilight fan pics,twilight eclipse sweet wallpaper,twilight saga eclipse hot pics,twilight fan club,twilight cast pics,eclipse twilight movie hot,twilight best scene pics,twilight eclipse best movie trailer,twilight trailer scene