skip to main |
skip to sidebar
Tidak mau kalah
"Manusia, selalu ingin bermain tapi tidak mau kalah. Dan aku di dalamnya." "Yah, dari dulu kamu sudah sering mengatakannya." Mereka kemudian terdiam. Tenggelam dengan pikiran masing-masing yang tidak pernah diketahui satu sama lain. Malam memang semakin pekat. Diamnya mereka pun semakin melekat. Tiba-tiba... "Aku mau tidur. Bosan." "Tidur saja!" Kalimat itu masih terngiang di telinganya Kana. "Kok bisa ya Moja bilang begitu?" Kana pun masuk dan akhirnya tidur.
Blog Archive
▼
2010
(429)
▼
December
(53)
Century
filosofi coklat
benci janji
#5 Dear Romo..
#4 Dear Romo...
Mungkin saja itu mungkin
sekelebat yang Hebat
Suck it = Sakit ???
sendiri, itu maunya saya.
#3 Dear Romo..
#2 Dear Romo..
Reni, Rida, dan Yeli.
Apa Hebatnya "DIAM"?
#1 Dear Romo..
Ikutan gak ya??
cul-de-sac
messi wallpaper 2010 cv
Diksi kita beda, Romo!! Jadi, berhentilah menertaw...
niskala
pertanyaan saya adalah..
Ma-es-tro
Reject
...ada yang mengakar sekali!
Celotehan Insomnia
Re: objurgation, dan bunga liarnya Adieu
..............................
..is waiting
Gak tau AKU!!!
selain MENGERTI tentangmu, masih adakah yang LAIN ...
irfan bachdim wallpaper
Mengejar Tuhan
Cosmic realita
Kebenaran bukan pembenaran
Tetap begini
Gelap di tempat yang gelap
Televisi
Aku "baik-baik" saja
Tidak mau kalah
Aku pun menangis
Sudah saya katakan
Resolusi, katanya.
melebur untuk membentur
mudik
khayalan hebat kita
Manekin
Baiklah, jika saya memang egois.
Happy Birthday to Me
Senjakala kaum perokok
Mengapa aku menulis?
Menulis itu APA?
selain MENGERTI tentangmu, masih adakah yang LAIN ...
Masih Ada UTANG dengan KOMPAS (bagian 2)
Best I Ever Had (Grey Sky Morning)
No comments:
Post a Comment